Santosa Hospital Bandung
Friendly & Caring

Angiografi & Angioplasti Koroner

Admin 06 Februari 2026

ANGIOGRAFI KORONER (KATETERISASI JANTUNG)
Adalah suatu tindakan pemeriksaan (test) yang paling akurat (gold standard) untuk mendiagnosa penyakit jantung koroner. Pemeriksaan ini menggunakan sinar X dan zat kontras yang diinjeksikan ke dalam pembuluh darah arteri koronaria untuk melihat ada tidaknya penyempitan / sumbatan.

PERSIAPAN
Sebelum prosedur dilakukan, pasien harus mendiskusikan riwayat kesehatan dan rencana pengobatan yang sedang dan akan dijalani dengan dokter spesialis jantung intervensi.

 
 

PROSEDUR

  • Tindakan Angiografi dan Angioplasti dilakukan di ruang khusus yaitu Cath Lab.
  • Sebelum tindakan, dokter akan melakukan pembiusan lokal di lipatan paha atau pergelangan tangan. Sehingga saat tindakan, pasien tetap sadar dan dapat berkomunikasi dengan dokter yang melakukan tindakan.
  • Prosedur ini menggunakan Catheter (selang halus) yang dimasukkan melalui pembuluh darah arteri hingga mencapai pembuluh darah aorta dan ditempatkan pada posisi muara arteri koroner.
  • Cairan tertentu (zat kontras) akan diinjeksikan melalui catheter sehingga pembuluh darah koroner terlihat oleh sinar X dan dapat diketahui secara tepat letak, luas, serta beratnya penyempitan pembuluh darah koroner.
  • Sebagai tambahan pemeriksaan ini juga menilai kemampuan berkontraksi atau memompa dari jantung.

HAL YANG MUNGKIN DIRASAKAN

  • Tekanan ringan pada saat kateter dimasukkan.
  • Hangat, perasaan kesemutan ketika zat kontras dimasukkan.
  • Perasaan ingin buang air kecil.
  • Jika Angiografi Koroner telah dilaksanakan, dokter akan merekomendasikan tindak lanjut pengobatan yang paling tepat tergantung dari hasilnya. Apakah cukup dengan Pengobatan, Angioplasti Koroner / Stenting (PTCA/PCI), atau harus dilakukan Bedah Jantung (Bypass / CABG).

ANGIOPLASTI KORONER
Percutaneous Coronary Intervention (PCI)

  

PCI (Percutaneous Coronary Intervention) adalah tindakan pelebaran pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan dengan balon (tanpa operasi). Prosedur hampir sama dengan angiografi koroner, tetapi ada tambahan dengan menggunakan kateter khusus. Balon dimasukkan dan dikembangkan tepat di lokasi penyempitan agar pembuluh darah yang menyempit kembali terbuka. Untuk mencegah terjadinya penyempitan kembali (re-stenosis), dilakukan tindakan pemasangan ring atau cincin penyangga (Stent). Prosedur ini membutuhkan waktu ± 1-2 jam sampai selesai dan pasien tetap sadar.

 

RESIKO

Dengan semakin canggihnya peralatan angiografi dan berkembangnya teknik-teknik baru pada tindakan Catheterisasi maka tindakan ini memiliki resiko yang sangat minimal dengan masa rawat yang singkat. Cardiac Centre Santosa Hospital (pusat Pelayanan Jantung) memiliki peralatan Angiografi yang lengkap dan didukung oleh Dokter Spesialis Jantung yang berpengalaman baik di dalam maupun di luar negeri serta menerapkan prinsip-prinsip penanganan terkini sehingga pelayanan pada pasien dapat di laksanakan secara maksimal dan terpadu.

 

 

Bagikan: